ciri-ciri masuk anginMasuk angin merupakan penyakit yang populer dan sangat sering diderita oleh orang – orang Indonesia. Namun anehnya, penyakit masuk angin tidak dikenal di negara – negara Eropa atau Amerika. Melihat dari ciri-ciri masuk angin yang timbul penyakit ini lebih dikenal oleh bangsa barat sebagai penyakit influenza atau cold. Akan tetapi, sakit masuk angin di Indonesia tidak selalu dibarengi dengan pilek dan/ atau batuk, sehingga inilah yang menjadi perbedaan masuk angin dan cold. Umumnya, penderita masuk angin tidak terinfeksi virus influenza melainkan merasakan kondisi tubuh yang tidak sehat atau tidak enak badan karena adanya gas yang berkumpul tidak merata di bagian – bagian tubuh tertentu.

Ciri-ciri masuk angin dan gejalanya

Gejala atau ciri-ciri masuk angin yang hampir sama dengan influenza/ cold di dunia barat adalah alasan mengapa penyakit ini lebih disamakan dengan influenza. Namun, ada beberapa ciri yang bukan merupakan gejala penyakit influenza serta beberapa gejala influenza yang tidak diderita saat masuk angin. Gejala umum masuk angin antara lain;

  • Perut kembung dan begah. Gejala ini disebabkan oleh banyaknya gas di dalam lambung dan usus. Terlambat makan, stress dan kelelahan sering kali menjadi penyebab gejala ini.
  • Mulas, mual dan Nafsu Makan Berkurang. Gejala ini merupakan kelanjutan dari perut kembung akibat gas di perut. Gas menekan lambung dan usus sehingga perut terasa mual dan tidak nafsu makan. Selain itu, adanya gas berlebih juga membuat pergolakan di saluran cerna sehingga penderita juga sering mengalami diare.
  • Meriang dan Kedinginan. Gejala ini juga sering dibarengi dengan demam dan pilek, serta rasa pegal di seluruh tubuh karena asam laktat yang menumpuk di otot – otot tubuh dan tidak lancarnya peredaran darah.
  • Lebih Sering Mengantuk dan Merasa Lelah. Hal ini disebabkan oleh peredaran darah yang tidak lancar di seluruh tubuh termasuk otak sehingga otak kurang mendapatkan suplai oksigen dan merasa ngantuk.
  • Keringat Dingin

Ketika seseorang mengalami semua atau beberapa gejala di atas, dapat dikatakan bahwa ia menderita masuk angin. Gejala seperti pilek dan demam merupakan gejala yang jarang diderita sehingga inilah yang menjadi perbedaan masuk angin dan influenza. Penyebab penyakit ini sendiri bukanlah infeksi virus atau bakteri, melainkan karena tubuh yang kedinginan dan terlalu capek atau stress. Tubuh yang terlalu dingin menyebabkan reaksi penyempitan pembuluh darah sehingga peredaran darah di dalamnya menjadi tidak lancar dan menimbulkan berbagai gejala tersebut.

Beberapa cara pengobatan sederhana dapat menjadi solusi untuk masuk angin selama penyakit ini belum terlalu parah, seperti dengan meminum teh atau wedang jahe hangat, serta melumuri tubuh dengan minyak angin sehingga lebih hangat dan kemudian istirahat. Selain itu, masuk angin juga dapat diatasi dengan pengobatan herbal dengan madu hitam pahit yang membantu melancarkan peredaran darah dan menghangatkan tubuh. Sebagian besar orang Indonesia juga menyembuhkan masuk angin dengan kerokan. Namun, cara ini dinilai kurang baik karena justru akan membuka pembuluh darah dan membuat tubuh lebih rentan terhadap masuk angin. Untuk hasil yang lebih cepat dan menyehatkan, pengobatan alami dengan madu hitam pahit adalah cara yang lebih tepat.