madu pahit diminum suami isteriHarmonisnya keluarga didambakan semua insan berpasangan suami isteri, dari awal itikad baik menikah yaitu bersedia hidup berdampingan seumur hidup, saling menutupi kelemahan, saling berbagi, memberi dan menerima, saling melayani, saling memuaskan satu sama lain. Itulah sebagian tujuan orang yang memadu hubungan tali kasih dengan pernikahan. Namun di dunia nyata ada saja halangan atau hambatan, dimana berbagai masalah datang silih berganti untuk menggoyahkan niat baik keduanya. Satu diantara kunci keharmonisan keluarga adalah dalam berhubungan intim.

Tidak sedikit yang gagal dalam membina rumah tangga ternyata hanya gara-gara ada kekurangan dari salah satu pihak yang berpasangan dalam hal melayani berhubungan intim. Walau begitu banyak pula keluarga yang bertahan atau memperthankan walau hubungan intimnya kurang terwujud karena satu atau kedua belah pihak ada kekurangan. Apa sih yang menjadi kekurangan dalam hal ini? Manusia dalam fitrahnya yang alami memiliki kebutuhan jasmani dan rohani, nah kebutuhan inilah yang berbeda-beda pada setiap orang. Yang jelas kebutuhan ini lah yang sangat dibutuhkan manusia dalam menjalani hidup dan menjalani rumah tangga, terkadang apabila satu diataranya kurang, maka akan timbul kemungkinan salah satunya itu mencari WIL (wanita idaman lain) atau PIL (pria idaman lain), dalam hal ini untuk memuaskan kebutuhan jasmani dan rohaninya tersebut.

Idealnya pasangan suami isteri memiliki kemampuan dalam hal ini hubungan intim yang setara, dan sama-sama memaklumi, disini perlunya komunikasi yang baik diantara keduanya, namun hal ini terasa tetap tabu walaupun antara isteri dan suami, makanya dari itu tak jarang malah timbulah mis komunikasi yang ujungnya tidak atau kurang harmonis.
Secara dunia medis pun kesehatan suami atau isteri tergantung dari tersalurkan atau tidaknya dari kebutuhan tersebut, suami akan lebih sehat apabila cukup terlayani oleh isteri begitu pula isteri akan lebih sehat apabila mendapatkan pelayanan yang baik dari suami.

Menurut beberapa keterangan suami akan lebih sehat dan pintar otaknya apabila keinginan hasrat seksualnya tersalurkan, sebaliknya suami akan terganggu pikiran atau otaknya apabila tidak tersalurkan keinginannya, begitu juga wanita akan lebih sehat apabila mendapatkan kepuasan, karena hormon dari isteri akan normal di tubuh sehingga lebih sehat dan segar, sebaliknya apabila isteri tidak terpuaskan, hormon akan tidak seimbang, stress pun muncul, metabolisme tidak lagi normal dan lama kelamaan terpendam penyakit-penyakit kewanitaan pun muncul seperti kanker payudara, kanker rahim, keputihan dll.

Fakta membuktikan bahwa tingkat kepuasan dalam berhubungan intim didominasi oleh kaum suami, sedangkan kaum isteri kurag begitu mendapatkan kepuasan, faktor-faktor yang mempengaruhi suami terpuaskan terlebih dahulu sedangkan isteri belum terpuaskan diantaranya adalah faktor pikiran, fisik kelelahan sehabis bekerja, stress masalah diluar keluarga seperti pekerjaan, tekanan atasan dll. Jadi suami belum bisa maksimal memuaskan isteri.

Salah satu tipsnya dalah normalisasi fisik stamina dan vitalitas dari suami, sehingga ketika dibutuhkan untuk melayani isteri, suami memiliki kekuatan sehingga menghantarkan kepuasan sang isteri, diantaranya adalah dengan mengkonsumsi suplemen peningkat stamina dan vitalitas serta memperkuat durasi berhubungan, tiada lain adalah madu pahit. Tahukah anda ternyata madu pahit mampu memberikan energi lebih stamina dan vitalitas bahkan membantu yang memiliki kekurangan syahwat (lemah syahwat) bahkan EDI (ejakulasi dini), rutin menggunakannya dijamin isteri akan lebih puas dilayani suami dan akan tercipta keharmonisan keluarga lagi, lebih sehat dan kayak pengantin baru setiap hari.

Fakta ini merupakan testimoni dari para pengguna madu hitam pahit ar-rohmah yang rutin mengkonsumsi dengan berbagai tujuan, ada yang untuk mengatasi penyakit diabetes, kolesterol, asma, asma urat dll, tapi dibalik itu vitalitas pria pun terdorong lebih meningkat. atau bahkan banyak pula yang menyengajakan minum madu pahit untuk meningkatkan vitalitas. Yang dahsyat, bagi penderita diabetes yang sudah syahwatnya melemah pun bisa membantu kembali normal, dengan tanda ereksi lebih gampang.

Lucuya dari berbagai pengalaman pengguna madu hitam pahit ar-rohmah, yang mulanya suami lah yang banyak kelemahan dalam hal menservis isteri, justeru kini isteri yang mulai kewalahan mengikuti keinginan suami yang selalu ingin nambah terus dalam berhubungan. “Sampai-sampai ibu cape layani bapak” kata salah seorang ibu yang suaminya kembali “jreng”. Oleh sebab itu Sebaiknya madu pahit dikonsumsi suami isteri, buakan hanya suami saja, sehingga isteri pun mampu mengimbangi sang suami. Bayangkan apabila suami dan isteri ini sama-sama terpuaskan, maka keharmonisan terwujud, ribut-ribut rumah tangga akan tiada, hidup sehat, jalani pengantin baru setiap hari.

Maka Rutinkan minum madu pahit setiap hari oleh suami dan isteri dan lihatlah perbedaanya.